Poin-Poin Penting Dalam Melakukan Optimasi SEO OnPage

Poin-Poin Penting Dalam Melakukan Optimasi SEO OnPage

Beberapa minggu lalu dunia SEO benar-benar mengalami goncangan hebat akibat update algoritma Google Broad Core. Tidak sedikit yang kehilangan peringkat akibat adanya update algoritma ini, namun banyak juga yang justru mengalami kenaikan peringkat salah satunya adalah situs Maxibrandimage ini.

Udpdate algoritma ini berdasarkan pengumuman resmi dari Google di mulai tepat tanggal 1 Agustus 2018 dan menurut situs searchengingeland update sudah sempurna pada tanggal 8 Agustus 2018 waktu setempat. Sementara di Indonesia update ini baru mulai pada tanggal 10 Agustus 2018 sampai kira-kira sekitar tanggal 20 Agustus.

Dari screenshot tersebut bisa dilihat ya dari posisi dikisaran peringkat 70an atau sekitar halaman 8 dalam ketika update Google berjalan langsung naik ke peringkat 15.3 artinya kadang peringkat 14, kadang peringkat 15 dan itu stabil sampe sekarang.

Untuk screenshot yang ini tingkat persaingan kata kuncinya lebih tinggi lagi karena memang hanya 2 suku kata. Tapi bisa dilihat dari yang kadang muncul di Google kadang ilang lagi, itupun kalo muncul peringkatnya di halaman 16 dan setelah update algoritma Google saat ini peringkatnya ada di halaman 8 kadang peringkat 73 kadan 74, atau 75.

Jika anda berfikir bahwa kenaikan peringkat itu karena disupport oleh jumlah backlink yang banyak, dan saya bisa bilang anda salah besar. Karena situs ini setelah lama sekali tidak terurus bahkan sampai hilang semua rankingnya di Google baru sekitar awal bulan juli saya mulai optimasi lagi itu pun dari segi backlink saya baru membangun 10 kontekstual backlink, ya cuman 10 tapi berkualitas.

Tapi pada update kali ini kunci kenaikan ranking di Google bukan pada backlink, namun lebih kepada optimasi SEO dari segi onPage. Kali ini saya akan membahas poin-poin penting yang saya lakukan dalam optimasi onPage situs Maxibrandimage ini.

Desain Situs

Saat ini Google menginginkan bahwa yang terlisting di halaman pertama hasil pencarian mereka adalah situs-situs yang memberikan pengalaman terbaik bagi penggunanya atau istilah mereka User Experiences. Dalam meningkatkan pengalaman pengguna salah satu yang mempengaruhi adalah desain dan struktur dari situs kita.

Pertama desain ini menunjukan seberapa profesional suatu situs dikelola, selain itu desain yang bagus dan menarik akan membuat orang betah saat mengunjungi situs tersebut dan membaca informasi yang disuguhkan didalamnya. Dari segi strukur situs ini juga penting, karena suatu situs harus memudahkan penggunanya untuk mengakses seluruh halaman yang ada, dari segi robot mesin pencari dengan struktur yang baik maka situs tersebut akan mudah di index kedalam database Google.

Kesalahan Fatal Para Pemilik Situs

Banyak pemilik situs yang minta tolong di optimiasi agar naik peringkatnya namun mereka tidak menyediakan navigasi bagi penggunanya sehingga ketika seseorang mengunjungi halaman tersebut pilihan dia hanya 2 yaitu beli produk atau jasa yang mereka tawarkan, atau menutup halaman tersebut.

Jika mereka yang bermain adsense biasanya pilihan yang disediakan hanya mengklik iklan atau tutup browser. Memang secara teori hal tersebut akan meningkatkan konversi, namun dari segi SEO Google sangat tidak menyukai hal tersebut.

Berarti teori tersebut salah dong?

Nggak juga, teori tersebut bisa anda terapkan jika anda tidak mengandalkan organic traffic dari Google sebagai sumber traffic. Melainkan mendatangkan traffic dari iklan baik itu iklan di Google maupun di Facebook maka teori tersebut dapat diterapkan. Itu pun paling tidak anda harus menyediakan link menuju halaman privacy policy dan kontak.

Jika halaman situs seperti ini dipaksakan untuk di optimasi peringkatnya yang ada bukannya malah naik peringkatnya tapi malah tenggelam.

Lokasi Server Hosting dan Optimasi Kecepatan Situs

Selain merubah desain situs dan memperbaiki struktur website ini, saya juga memindahkan hosting saya. Dulu situs ini saya hosting di Hawk Host kemudian saya pindah bukan karena hawk host nya jelak tapi karena servernya di Amerika, sementara pengunjung yang saya target orang Indonesia sehingga jika situs ini tetap di Hosting di server yang berlokasi di U.S maka akan lambat untuk diakses dari Indonesia.

Lokasi server hosting sangat mempengaruhi kecepatan loading situs kita, semakin dekat lokasi server dengan lokasi audiens maka akan semakin ringan situs kita diakses dari lokasi audiencs. Oleh sebab itu saya memindahkan situs ini ke hosting yang lokasi servernya ada di Indonesia dan saat itu memang kecepatan loading situs ini naik secara signifikan dari yang tadinya butuh waktu 6 – 7 detik jadi tinggal 3 – 4 detik.

Kecepatan loading website yang ideal adalah dibawah 3 detik, oleh karena itu dibutuhkan beberapa optimasi lainnya seperti mengkompres gambar yang digunakan, kemudian mengoptimasi file-file CSS dan file-file javascript serta masih banyak lagi. Untuk langkah-langkahnya saya sudah menulis di artikel cara mempercepat loading website dan inilah hasilnya 

Bisa dilihat ya hasil dari Google Pagespeed situs ini mendapat nilai 100 / 100 untuk versi mobile dan desktop.

Screenshot di atas adalah hasil test dari webpagetest.org bisa dilihat ya itu di test dengan cara di akses dari Jakarta menggunakan browser Google Chrome dan hasilnya dapet score A semua dan untuk kecepatan loading 1.6 detik.

Saat ini memang kecepatan loading website menjadi salah satu faktor yang diperhitungkan oleh Google untuk menentukan ranking pada hasil pencarian dan saat ini yang paling diutamakan adalah optimasi situs versi mobile secara keseluruhan. Karena Google menyadari bahwa saat ini mayoritas orang browsing menggunakan smartphone.

Optimasi Konten

Nah konten ini termasuk materi yang sudah sering dibahas, intinya buatlah konten yang bermanfaat bagi pengunjung anda. Pilih suatu tema dan bahaslah secara detil dan mendalam sehingga pengunjung anda merasa bahwa mereka mendapatkan solusi dari konten yang anda sajikan.

Konten ini bisa berbentuk artikel atau Video tinggal tergantung anda mau membuat dalam bentuk apa. Namun jika fokus akhir anda adalah agar dapat muncul di halaman pertama saran saya gabungkan antara konten video dan artikel. Ya memang situs ini saya belum sempat menerapkan penggabungan konten artikel dan Video karena memang masih belum sempat membuat videonya. Tapi yang jelas on progres.

Kenapa Harus Gabungan Artikel dan Video ?

Saat ini konten dalam bentuk artikel lebih mudah terindex oleh Google sementara konten dalam bentuk video hanya situs tertentu saja yang dapat terindex seperti Youtube, Videmo, dan Dailymotion. Sementara saya sudah pernah mencoba menghost sendiri video di hosting saya dan di tampilkan di halaman posting hasil indexnya tidak seperti hasil index dari situs – situs besar streaming video.

Sementara jika kita menggunakan layanan website video streaming memang video kita dapat terindex di Google dan mungkin saja berada di halaman pertama, namun sekali lagi yang terindex adalah website orang lain sedangkan kita ingin website kita yang terindex di halaman pertama sehingga trafficnya mengalir ke website kita.

Namun disisi lain orang lebih suka menonton video dibandingkan membaca artikel, oleh karena itu satu-satunya cara adalah menggabungkan antara konten artikel dan Video yang di upload di Youtube. Dimana artikel ini bisa kita optimasi secara SEO dan Video sebagai media agar pengunjung betah berlama-lama berada di website kita.

Dengan cara seperti itu pengunjung akan betah berada di website kita dan Google akan menganggap bahwa konten yang kita sajikan adalah konten yang berkualitas sehingga layak untuk menempati posisi di halaman pertama. Dalam waktu dekat situs ini akan mulai mengadopsi mix antara tulisan, video, dan gambar.

Optimasi Meta Tag

Meta Tag ini sangat penting sekali, karena data dari meta tag ini yang akan menuntun robot Google untuk mengetahui kata kunci utama apa yang ingin kita target dari konten kita. Jika anda menggunakan WordPress sebagai platform website anda, maka anda bisa menggunakan Yoast SEO atau All in one SEO pack. Kedua plugin tersebut adalah yang terpopuler dan paling banyak digunakan oleh para pengguna wordpress untuk menampilkan form meta tag.

Meta tag itu terdiri dari 3 hal yaitu meta title, meta description, dan meta keyword. Namun saat ini meta keyword sudah jarang digunakan. Yang terpenting adalah kata kunci utama anda muncul di meta title, meta description dan headline artikel anda.

Hindari Thin Content & Thin Site

Thin Content ini maksudnya adalah konten yang tidak bermutu ya ini sebenarnya ada kaitannya dengan optimasi konten tadi. Namun disini saya akan sedikit membahasa mengenai thin content ini, karena saat ini masih banyak orang Indonesia yang membuat konten secara asal-asalan.

Alasan Google memberi penalty pada konten yang berkategori thin konten adalah karena banyak para affiliate yang memasarkan produk dengan membuat konten yang kebanyakan hanya copy paste atau spin dari konten penjualan dihalaman utama produk tersebut tanpa menambahkan nilai atau informasi yang berguna bagi pengguna.

Sementara di era sebelum 2013 banyak konten-koten seperti itu yang menguasai halaman pencarian Google untuk kata kunci buying keyword, dan parahnya lagi biasanya situsnya pun hanya memiliki konten kurang dari 10 halaman. Sehingga akhirnya mengeluarkan update algoritma guna membersihkan hasil pencarian mereka dari konten yang tidak bermutu.

Saat ini Google telah meningkatkan lagi algoritma mereka, dengan algoritma yang terbaru Google melakukan penilaian atas kulitas konten yang disajikan, bukan hanya konten yang bersangkutan namun konten yang ada di situs tersebut, istilahnya page quality rating.

Dan kemarin saat update Google Broad Core banyak situs yang terkena imbas terutama situs-situs yang memberikan informasi kesehatan, situs keuangan, situs toko online dan masih banyak lagi, intinya saat ini Google ingin bahwa informasi yang muncul dari hasil pencariannya benar-benar dari sumber yang valid apalagi jika informasi tersebut mengenai medis, kemudian Google jika lebih mengutamakan situs-situs yang telah menggunakan sertifikat SSL sehingga lebih aman untuk diakses oleh pengguna, informasi lengkap mengenai page quality rating bisa anda download disini

Selain masalah thin content Google juga ingin situs yang tampil di hasil pencarian adalah situs yang memiliki kredibilitas yang bagus dan jumlah konten berkualitas yang terus bertambah didalam satu situs tersebut. Sehingga mau tidak mau kita harus ditutut untuk selalu melakukan update konten secara reguler.

Rasanya dari segi onpage hanya itulah yang saya lakukan, sehingga dihadiahi kenaikan peringkat yang cukup signifikan. Selebihnya kita perlu membangun backlink yang berkualitas secara berkala. Saat ini backlink tanpa didukung onPage yang baik malah akan menjadi senjata makan tuan.