Pentingnya Social Signal

Pentingnya Social Signal

Dunia SEO adalah dunia yang dinamis, sejak pertama kali SEO diperkenalkan hingga kini sudah banyak sekali perubahan dalam aturan main pengoptimasian website pada search engine.

Jika dahulu SEO itu hanyalah melakukan optimasi keyword pada meta tag, konten, dan kegiatan link building maka hari ini sudah tidak sesimple itu lagi. Karena sejak tahun 2010 Google mulai memasukan social signal sebagai bahan pertimbangan untuk menilai sebuah website layak atau tidak berada di halaman depan Google walaupun saat itu belum 100% diterapkan dalam algoritma Google, namun saat ini dijamin sudah diterapkan.

Analisa Penulis Mengenai Social Signal

Ini memang hanya sebuah analisa pribadi mengenai latar belakan mengapa Google mulai menerapkan social signal. Namun saya jamin analisa ini cukup masuk akal setidaknya bagi saya sendiri :D.

Saya menduga semua ini berawal dari mulai banyaknya pelaku SEO yang melakukan dengan cara Blackhat sehingga pada era tahun 2008 hingga 2010 bisa dibilang halaman pertama Google banyak didominasi oleh Website / Blog yang tidak berkualitas atau SPAM.

Sebenaranya Google sudah sering kali melakukan update algoritma tapi sepertinya tidak mempan dalam menghadapi konten SPAM, hingga di akhir di tahun 2010 Google mulai menguji coba algoritma baru dengan memasukan social signal sebagai penilaian tambahan untuk web / blog yang layak berada di halaman pertama.

Kenapa Social Signal ?

Logika sederhananya begini Google menginginkan halaman pertama mereka di isi oleh website dengan konten yang berkualitas dimana tolak ukurnya adalah konten tersebut memberikan manfaat bagi pembacanya, untuk mengetahui bahwa konten tersebut berguna atau tidak sepertinya para insinyur Google mengambil logika bahwa jika suatu konten banyak di share oleh pengguna di social media maka konten tersebut adalah konten yang berguna.

Sehingga pada tahun 2011 Google mulai menggunakan algoritma yang sudah menggabungkan social signal untuk memerangi konten SPAM yang dianggap mengotori hasil pencarian mesin pencari mereka, dan algoritma tersebut dikenal sebagai algoritma Google panda dan Google terus mengembangkan algoritmanya dengan melakukan update menjadi algoritma Google Pinguin, dan yang terbaru adalah algoritma Hummingbird.

Dengan diperhitungkannya social signal merupakan tantangan tersendiri bagi para pelaku SEO untuk dapat terus mempertahankan peringkat website / blog mereka di halaman pertama mesin pencari.

Social Media Apa Saja Yang di Pertimbangkan Oleh Google

Sekarang setelah kita mengetahui bahwa social signal adalah salah satu hal yang penting, pertanyaannya situs social media apa saja yang jika kita membagikan konten kita disana dapat memperkuat social signal dari situs kita.

Google+

Google+ Social Signal

Jelas Google+ adalah social media yang dapat meningkatkan social signal tentang situs kita, karena bagaimana pun kondisinya Google+ adalah social media miliki Google, bisa jadi juga strategi socia signal untuk SEO ini adalah salah satu trik mereka untuk mempopulerkan Google+

Karena jika anda melakukan audit SEO, memiliki akun brand official situs anda adalah salah satu yang diperhitungkan dalam SEO. Namun bukan asal punyaakun official brand tapi juga harus memiliki jumlah follower 100 orang.

Dengan kata lain akun anda adalah akun yang aktif.

Facebook Page

Facebook Page Social Signal

Sebagai Social media terbesar facebook sudah pasti termasuk yang diperhitungkan untuk meningkatkan SEO. selain berapa banyak konten anda dibagikan oleh orang lain di Facebook, anda juga harus membuat fans page official untuk situs anda.

Sama seperti Google plus, Fans page anda juga harus aktif, namun untuk menambah follower di fanspage kita Facebook menyediakan Facebook Box yang bisa kita pasang di situs kita sehingga kita dapat menjaring pengunjung situs kita untuk menjadi follower fans page.

Selain itu jika pertambahan jumlah orang yang menyukai fans page anda meningkat anda juga dapat menjaring traffic dari fans page anda, caranya setiap anda melakukan update konten, pastikan anda membagikan halaman situs anda di Facebook page.